Kamis, 16 Mei 2013

[Resensi] Selected Stories of Anton Chekhov



Judul : Selected Stories of Anton Chekhov
Pengarang : Anton Chekhov
Penerbit : Modern Library
Tahun : 2000
Genre : Classic, Literature
Tebal : 496

Sinopsis

Anton Chekhov, sebenarnya seorang dokter. Namun kemudian dia mencoba untuk menulis untuk menambah penghasilan dan membantu penghidupan keluarganya. Setelah beberapa cerpen pertamanya menarik perhatian seorang kritikus ternama, Chekhov semakin memfokuskan dirinya dalam menulis. Chekhov sampai akhir hayatnya menulis puluhan cerita pendek, beberapa novel, dan beberapa permainan drama. Melalui kumpulan cerita ini, akan diberikan karya-karya terbaik Chekhov dalam cerpen yang dia tulis dari cerpen pertama hingga terakhir.


Ulasan

Tepat sebelum menyelesaikan buku ini, saya menyelesaikan buku kumcer yang ditulis oleh sastrawan Rusia lainnya, yaitu Nikolai Gogol. Seperti yang stuliskan diulasan saya disitu, dengan panjang cerita yang hanya berupa cerpen atau novella, Nikolai Gogol bisa membawakan karakter, berserta konfliknya dengan sangat baik dan jenaka, sehingga mereka lebih mudah dikenang dibandingkan dengan karakter novel yang ditulis oleh penulis yang lebih inferior.

Anton Chekhov disini meneruskan jejaknya, sebagai penulis cerpen dan juga dramatis. Cerpen yang dituliskan olehnya banyak yang tidak memiliki plot yang jelas, atau bahkan tidak ada sama sekali. Namun selama membaca kumpulan ceritanya, tidak pernah sekalipun saya terpikirkan untuk melewatkan satu cerita sekalipun. Karena dibalik ketiadaan atau kurangnya plot tersebut, Anton Chekhov menggantinya dengan karakter yang sangat menarik.

Seperti pendahulunya, Nikolai Gogol, cerpen yang ditulis oleh Anton Chekhov tidak berfokus pada plot, namun karakter. Tapi diantara keduanya terdapat perbedaan besar yang begitu gamblang. Apabila dalam cerita Gogol dia sering menuliskannya secara satiris, dan jenaka terhadap kaum aristokrat Rusia pada saat itu, maka Chekhov akan menggambarkan karakternya secara realis, apa adanya, dengan sedikit kejenakaan. Dan bila Gogol memfokuskan ceritanya pada keseharian, konflik mereka yang disebabkan oleh hal remeh, maka Chekhov akan menceritakan konflik dan penderitaan para karakternya.

Dalam cerita yang ditulis Chekhov, kita aka sangat sulit untuk menemukan plot yang koheren. Kadang cerita akan berhenti disitu saja. Namun itu tidak menjadi masalah sebagaimana Chekhov bisa memberikan konflik interpersonal dan intrapersonal yang sangat baik sebagai kompensasi dari tidak adanya plot tersebut. Chekhov memberikan cerita akan studi karakter yang begitu menawan sebagai mana mereka menghadapi konflik masing-masing yang kebanyakan tidak berakhir dengan baik. Disinilah cerita-cerita Anton Chekhov memiliki rasa dan karakter yang begitu kuat.

Tulisan cerpen Anton Chekhov pun sebenarnya tidak dapat dikatakan sebagai yang indah. Apa yang ditulisya begitu lurus, langsung dan hemat, walaupun mereka memang kadang memiliki ritme didalam kalimatnya. Namun untuk dapat mencapai tersebut sesungguhnya adalah hal yang sulit. Hanya beberapa penulis yang menulis dengan gaya lurus dan hemat, seperti yang dirinya pengaruhi, missal Ernest Hemmingway, mampu memberikan cerita fiksi yang menawan, sederhana, tapi tidak dangkal dan memiliki kedalaman tersendiri. Di tulisannya, Chekhov tidak melakukan hal yang sia-sia.

Setelah hampir 1.5 abad Chekhov meninggal, kita masih dapat melihat beberapa warisan dan pengaruhnya pada dunia sastra. Namun sesungguhnya, Chekhov dapat dikatakan hanya sedikit membawa pengaruh dibandingkan dengan penulis lainnya seperti Charles Dickens atau Leo Tolstoy karena karya terbaik Chekhov bukanlah pada cerpen, namun pada permainan drama miliknya yang memiliki kekuatan yang sama yaitu studi karakter. Walaupun begitu, saya yakin didalam cerpen yang ditulisnya beliau menggunakan paradigma penulisan yang sama ketika dia menulis naskah untuk drama, dan untuk itu, Anton Chekhov bukanlah penulis sastra klasik dunia secara keseluruhan yang dapat dilewat begitu saja, karena itu akan menjadi kesia-siaan yang merugikan pembaca sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar